“Jika volume secara keseluruhan, pendapatan terbesar yang kita dapat berasal dari BlackBerry, Android, dan kemudian iPhone baru,” kata Handono Warih, GM Mobile Data Layanan Saluran Pengembangan XL, di acara Ngopi bareng detikINET .
Tapi dalam hal pendapatan rata-rata per pelanggan, atau ARPU, posisinya berbeda. Warih mengungkapkan pengguna iPhone menghabiskan dana lebih, kemudian diikuti oleh BlackBerry.
Di sisi lain, menyebutkan Warih operator yang beroperasi di Indonesia cukup unik dibandingkan dengan operator asing dalam urusan penjualan gadget. Operator Indonesia tidak menjual perangkat secara langsung, tetapi bergantung pada vendor.
“Kalau di luar negeri misalnya Vodafone, mereka dapat menjual sekaligus mengontrol handset,” kata Warih.
Hal ini dilihat sebagai tantangan bagi operator di Indonesia jika akan melakukan pola yang sama. Karena tidak digunakan, maka distribusi handset akan menjadi tantangan besar.
“Kopi Bareng detikINET adalah diskusi santai yang diadakan detikINET bulanan Acara kali ini didukung oleh Anomali Coffee & Sehat internet.”
(Fyk / Eno)
Sumber: detikinet.com
Kata kunci: harga bb gemini operator 2012, pendapatan android di indonesia